HOT NEWS !!

failed-examPadang 2 Februari 2012 - Birokrasi pendidikan, guru, dan siswa SMP, SMA, dan SMK di Sumbar harus bekerja lebih keras menghadapi ujian nasional (UN) tahun ini. Pasalnya, tidak sampai 20 persen siswa lulus dalam Pra-UN yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Sumbar, beberapa waktu lalu. 
Dari hasil evaluasi Pra-UN SMP, SMA dan SMK kemarin, rata-rata penguasaan materi siswa hanya mencapai 50-60 persen dari materi yang akan diujikan.

 


Pelajar SMP hanya 12 persen yang lulus dari total 64.891 pelajar SMP yang mengikuti pra UN. 
Kemudian, SMA hanya lulus 11 persen dari 17.517 siswa yang mengikuti pra UN. Artinya, 15.683 siswa tidak lulus. Untuk jurusan IPS, dari 20.560 siswa yang mengikuti pra UN hanya 6 persen yang lulus. Ini artinya, 19.441 siswa tidak lulus (selengkapnya lihat grafis, red).


Sementara untuk siswa SMK, persentase kelulusan hanya 7 persen. Dari 17.983 siswa yang mengikuti pra UN, 16.785 orang di antaranya tidak lulus. Dari penilaian Pra-UN, siswa bisa lulus setelah bisa mencapai passing grade (batas terendah) 5,5 dari nilai keseluruhan.


Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Syamsul Rizal yang ditemui Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin, mengatakan, Pra-UN hanyalah bentuk dari evaluasi menguji kemampuan siswa sebelum mengikuti UN. “Memang hasil Pra-UN kita kurang bagus, tapi ini tidak penting buat masyarakat,” kata Syamsul Rizal.


Menindaklanjuti hal itu, Syamsul meminta Disdik kabupaten/kota untuk membagikan hasil Pra-UN kepada pihak sekolah. Dengan mengetahui hasil itu, dapat menjadi dasar untuk memperbaiki kelemahan sekolah untuk menghadapi UN nantinya.


Sementara itu, Kabid Pendidikan Menengah Sumbar, Muliardi mengatakan jebloknya hasil Pra-UN disebabkan beberapa hal. Antara lain, soal ujian dan materi pelajaran yang belum sepenuhnya dipelajari siswa.


Dia menegaskan, latihan-latihan akan terus dilakukan sekolah di bawah komando Disdik kabupaten/kota. Lalu, saat mendekati UN siswa mengikuti try out dari sekolah masing-masing. “Saat ini, masih ada dua try out lagi. Mudah-mudahan dalam dua kesempatan itu, kita dapat memperbaiki kemampuan. Kita juga memperkirakan soal UN itu nantinya tidak akan sesulit soal Pra-UN,” tuturnya.


Sekedar diketahui, Pra-UN digelar seperti UN. Perbedaannya hanyalah Pra-UN dilaksanakan Dinas Disdik Sumbar.

 
Waktu
Pengunjungku
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday93
mod_vvisit_counterYesterday178
mod_vvisit_counterThis week968
mod_vvisit_counterThis month6516
mod_vvisit_counterAll1253549
Franchise Corner
Who's Online
We have 84 guests online
Facebook

menyukai

Info TEKNOS Genius Pusat